Deskripsi:
Di kalangan pejuang dan tokoh bangsa, nama KH Ahmad Dahlan tak asing lagi. Warisan paling berharga yang ditinggalkannya adalah Persyarikatan Muhammadiyah, yang tahun ini memasuki usia satu abad. Ahmad Dahlan, sang pendiri Muhammadiyah, begitu besar jasanya bagi bangsa dan negara hingga pemerintah Orde Baru menganugerahi ulama dan dai moderat ini dengan gelar Pahlawan Nasional. Jejaknya begitu terasa dalam dan mewarnai kehidupan bermasyarakat. Sosok Islam yang berkemajuan dan modern ia dakwahkan di setiap lini kehidupan umat.
-------------------
“…Aku ingin berpesan pula hendaknya kamu bekerja dengan bersungguh-sungguh, bijaksana dan tetap berhati-hati, dan waspada dalam menggerakkan Muhammadiyah dan menggerakkan tenaga umat. Hal ini jangan kau kira urusan kecil. Inilah pesanku, siapa saja yang mengindahkan pesanku, tanda mereka tetap mencintai aku dan Muhammadiyah...”
Dan hendaklah kalian selalu dalam Khittahku:
Tidak Menduakan Muhammadiyah dengan organisasi lain; Tidak dendam, tidak marah, dan tidak sakit hati jika dicela dan dikritik; Tidak sombang dan tidak berbesar hati jika menerima pujian; Tidak jubria (ujub, kikir, dan ria); Mengorbankan harta benda, pikiran, dan tenaga dengan hati ikhlas dan murni; Bersungguh hati terhadap pendirian.
-KH Ahmad Dahlan, Pendiri Muhammadiyah
|